Sunday, January 20, 2008

RaRa Tolong dong!

Walaupun RaRa kosakatanya belum banyak, tapi RaRa tampaknya ngerti kalau diajak bicara. Contohnya dalam hal tolong menolong. RaRa sudah pintar disuruh buang sampah sendiri. RaRa juga tidak berani ngubek-ngubek tempat sampah karena sudah dikasitahu kalau itu kotor. Beresin mainannya belum mau, tapi RaRa mau kalau diminta ambilin mainannya supaya Ami bisa merapihkan. RaRa bisa ditanya dia mau pakai sepatu/sandal apa. RaRa akan tunjuk yang dia mau pakai.

How amazing what baby can do!

Juli

Wednesday, January 02, 2008

Tahun Baru berDUA

Malam tahun baru Ami dan Papai pergi berdua. Ninik Akinya juga sudah kangen. Jadi RaRa diminta menginap di Bintaro. We had fun just both of us even the weather was so bad. But something was missing. OUR RaRa.

Juli

Tuesday, January 01, 2008

Tuesday, December 25, 2007

Xmas 2008

Tidak ada foto Natal kali ini. Sebabnya sederhana, karena kameranya rusak. Seperti biasa, Natal di rumah Opa Benhil. Tradisi-tradisi lama yang sebagian besar tidak berubah. Saudara-saudara (terutama yang lebih muda dari Opa) datang ke rumah. Acaranya ya makan dan ngobrol-ngobrol yang ngalor ngidul. Diada-adain karena kadang kalau sudah lama tidak bertemu, cari obrolan yang nyambung susah juga kan?

Apa yang aku rindukan dari Natal? Misa bersama mamaku tentunya. Terakhir adalah 8 tahun yang lalu, thn 1999. Mama rajin Gereja dan beribadah (tidak seperti anaknya ini, enlightment always comes but I do nothing ;<). Mama adalah sebuah kesederhanaan yang bersinar, yang selalu memberi rasa nyaman. Selain itu, aku merindukan kartu2 Natal. Jaman sekarang, kartu adalah basi. Tidak ada waktu untuk memilah-milah kartu ini untuk siapa, kartu itu untuk siapa. Tidak ada lagi waktu untuk memikirkan kata-kata apa yang akan ditulis. Tidak ada lagi makna pentingnya. Hanya jadi sebuah nostalgia.

Kalau Natal tahun lalu RaRa masih 2 bulan dan memberikan surprise dengan tantrum pertamanya. Sekarang Rara sudah 14 bulan dan makin menjadi (benar-benar kali ini rasanya waktu berjalan sangattttttttttt cepat… RaRa sudah besar, ami!). RaRa tidak takut lagi ketemu orang baru (kecuali yang kakek2 or nenek2, ih jahat ya RaRa diskriminasi usia & tampang). Jadi sekarang RaRa banyak aksinya, tentu yang lucu dan menggemaskan. Seperti melompat dan menari. RaRa tidak mengantuk karena RaRa senang ramai!

Juli

Thursday, December 20, 2007

Membaca Yuk Ra…

RaRa baru ‘merampok’ rumah kak Icad & Ben. RaRa menemukan bahwa kakak-kakak punya banyak buku-buku bagus. Kebetulan banget! Soalnya Ami Papai baru berencana membelikan buku dongeng buat RaRa. Eh eh, ternyata kak Ben punya buku yang sudah tidak dibaca lagi. Karena katanya itu buku buat baby.

Wah senang deh, RaRa dapat buku Mickey Mouse, Donald Duck, Winnie the Pooh, Dumbo, Pinokio, Beauty & the Beast, Sebastian & Ariel, Lilo & Stich, Alice in the Wonderland, Snow White, Cinderella, Angelmouse, Tito Tikus, Aladin & Nemo.

Papai pinter bacain bukunya ke RaRa. Jadi RaRa mengerti beberapa ekspresi dan mengikutinya. Seperti ekspresi Hiu, Paman Donald yang marah, Pinokio yang sakit dan Sebastian yang mau dimakan.

Kalau makan siang, biasanya RaRa tidak duduk di high chair nya. Hanya waktu makan pagi, makan cemilan dan nemenin Ami Papai makan. Soalnya kalau siang RaRa maunya mainnnnn terus. Keberadaan buku dan majalah bergambar baby & stuff sangat membantu Ami waktu memberi RaRa makan. RaRa bisa tenang lihat-lihat buku/majalah.

Kak Icad & Ben, terima kasih ya buku-bukunya!

Juli

Saturday, December 15, 2007

Christmas Carol

Selama Xmas time, RaRa listened to Xmas Carol song. The oldiest ones. Sepertinya sih RaRa suka. Karena RaRa bisa bobok diiringi lagu2 beraransemen yang serasa masa perang dunia itu. Hehe. Sementara emaknya, suka 2 lagu berikut, The 12 Days of Christmas & I saw Mommy Kissing Santa Claus.

12 Days of Christmas (watch)

On the first day of Christmas,
my true love sent to me
A partridge in a pear tree.

On the second day of Christmas,
my true love sent to me
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree.

On the third day of Christmas,
my true love sent to me
Three French hens,
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree.

On the fourth day of Christmas,
my true love sent to me
Four calling birds,
Three French hens,
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree.

On the fifth day of Christmas,
my true love sent to me
Five golden rings,
Four calling birds,
Three French hens,
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree.

On the sixth day of Christmas,
my true love sent to me
Six geese a-laying,
Five golden rings,
Four calling birds,
Three French hens,
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree.

On the seventh day of Christmas,
my true love sent to me
Seven swans a-swimming,
Six geese a-laying,
Five golden rings,
Four calling birds,
Three French hens,
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree.

On the eighth day of Christmas,
my true love sent to me
Eight maids a-milking,
Seven swans a-swimming,
Six geese a-laying,
Five golden rings,
Four calling birds,
Three French hens,
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree.

On the ninth day of Christmas,
my true love sent to me
Nine ladies dancing,
Eight maids a-milking,
Seven swans a-swimming,
Six geese a-laying,
Five golden rings,
Four calling birds,
Three French hens,
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree.

On the tenth day of Christmas,
my true love sent to me
Ten lords a-leaping,
Nine ladies dancing,
Eight maids a-milking,
Seven swans a-swimming,
Six geese a-laying,
Five golden rings,
Four calling birds,
Three French hens,
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree.

On the eleventh day of Christmas,
my true love sent to me
Eleven pipers piping,
Ten lords a-leaping,
Nine ladies dancing,
Eight maids a-milking,
Seven swans a-swimming,
Six geese a-laying,
Five golden rings,
Four calling birds,
Three French hens,
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree.

On the twelfth day of Christmas,
my true love sent to me
Twelve drummers drumming,
Eleven pipers piping,
Ten lords a-leaping,
Nine ladies dancing,
Eight maids a-milking,
Seven swans a-swimming,
Six geese a-laying,
Five golden rings,
Four calling birds,
Three French hens,
Two turtle doves,
And a partridge in a pear tree!
Religious symbolism of The 12 Days of Christmas:
1 True Love refers to God
2 Turtle Doves refers to the Old and New Testaments
3 French Hens refers to Faith, Hope and Charity, the Theological Virtues
4 Calling Birds refers to the Four Gospels and/or the Four Evangelists
5 Golden Rings refers to the first Five Books of the Old Testament, the "Pentateuch", which gives the history of man's fall from grace.
6 Geese A-laying refers to the six days of creation
7 Swans A-swimming refers to the seven gifts of the Holy Spirit, the seven sacraments
8 Maids A-milking refers to the eight beatitudes
9 Ladies Dancing refers to the nine Fruits of the Holy Spirit
10 Lords A-leaping refers to the ten commandments
11 Pipers Piping refers to the eleven faithful apostles
12 Drummers Drumming refers to the twelve points of doctrine in the Apostle's Creed

I Saw Mommy Kissing Santa Claus (watch)
By T. Connor

I saw Mommy kissing Santa Claus
Underneath the mistletoe last night
She didn't see me creep
Down the stairs to have a peep
She thought that I was tucked up in my bedroom fast asleep
Then I saw Mommy kissing Santa Claus
Underneath his beard so snowy white
Oh, what a laugh it would have been
If Daddy had only seen
Mommy kissing Santa Claus last night
Juli

Sunday, November 25, 2007

Pakai Sendal yukkkkk

Semenjak bisa jalan, kemajuan RaRa dalam mengontrol cara jalannya cepat juga. Awal-awal RaRa masih oleng dan kadang terlalu cepat sehingga nabrak-nabrak. Sekarang RaRa sudah mahir mengerem. Pakai acara belok kanan kiri dan tengok kanan kiri. Kalau jatuh RaRa umumnya tidak menangis. Sebab biasanya ia jatuh dengan menahan tangannya. RaRa suka ga mau digandeng, pokoknya mau mandiri.

Karena sudah bisa jalan dengan baik, jadi RaRa harus rajin pakai sandal kalau keluar rumah. Pakai sandal bukan sekedar pemanis tapi memang ada fungsinya. Selesai main di luar, RaRa juga dibiasakan cuci tangan kaki. Mungkin ini hal yang sepele, tapi kita pikir penting untuk belajar teratur. Ada anak teman yang tidak dibiasakan pakai sandal –kalau ortunya lagi rajin dipakein, kalau engga ya udah dibiarin- jadinya si anak hanya mau pakai kalau ia mau. Dipaksa pakai jadi marah-marah. Akibatnya pernah suatu ketika si anak main dan kakinya lecet.

Teman-teman, kalau main di jalanan, pakai sandal yukkkk!

Juli

Tuesday, November 20, 2007

RaRa Belajar Hop Hop Hop

Teman main RaRa tidak terlalu banyak. Di jalan Sarmili sebenarnya ada banyak anak kecil. Tapi yang seumur RaRa hanya ada empat yaitu Yasmin, Lia, Ical dan Naila. Naila sebenarnya tetangga sebelah rumah. Tapi RaRa tidak pernah sekalipun main dengan Naila. Soalnya Naila tidak pernah keluar rumah. RaRa paling sering main dengan Lia yang rumahnya di depan rumah RaRa. Selain itu, kadang dari gang sebelah, ada Iqbal dan Azka. Iqbal masih 2 tahun tapi gede banget seperti 4 tahun.

Suatu ketika, para balita ini berkumpul di depan rumah RaRa. Iqbal kebetulan ditemani kakaknya. Lalu ia mulai bermain lompat2 dengan kakaknya. RaRa secara spontan mengikuti gerakan Iqbal. Lucu banget! Soalnya RaRa tidak melompat tapi bergaya melompat. Kakinya tidak diangkat, tapi badan dan pantatnya yang digoyang seolah ke atas. Iqbal makin senang melompat karena disuruh ajarin RaRa melompat. Gaya lompatannya jadi canggih dan RaRa terus mencoba sambil teriak happy. Papai dengan handy cam barunya langsung deh dapat obyekan.

Sesudah ‘mengerti’ tentang kegiatan melompat, RaRa pasti melompat kalau liat anak-anak melompat di televisi. Satu, dua, tiga, Hop hop hop RaRa!

Juli

Monday, November 12, 2007

Aduh, Sakit Diare

Berhubung Ami-Papainya RaRa ikut milis sehat, jadi diputuskan kalau RaRa akan minum susu sapi segar UHT plain setelah usianya 12 bulan. Terus terang dengan ikut milis ini, banyak hal yang tadinya kita terima apa adanya ternyata salah berat. Intinya jadi tercerahkanlah orang tua si RaRa ini. Salah satu yang salah kaprah adalah soal susu formula. Banyak orang yang termakan iklan-iklan canggih tentang betapa okenya susu formula dengan plus ini plus itu. Berlomba-lomba memberikan yang gold, platinum ataupun royal karena diasumsikan itulah yang terbaik. Siapa yang tidak mau memberikan yang terbaik bagi anaknya jika mampu? Eits, sebenarnya yang terbaik bukanlah yang termahal. Be critical is the key. Begitulah kira-kira cuci otaknya milis sehat.


Kebutuhan anak diatas 1 tahun akan kalsium tidaklah sebanyak ketika dibawah 1 tahun. Susu adalah tambahan dan dibutuhkan maksimal 600 cc sehari. Sebab si anak sudah makan lengkap dengan bentuk yang solid/utuh seperti dewasa. Kebutuhan kalsium bisa diperoleh dari bahan makanan tersebut dan juga cemilan mengandung susu seperti keju dll. Demikian juga dengan plus ini plus itu (Omega, AA DHA etc ituhh), bisa diperoleh dari bahan makanan yang segar. Catat, segar ya bukannya sudah diolah jadi bubuk.

Anyway, we believe in on the concept of this milist. Lalu bagaimana ketika RaRa mencoba susu UHT nya pertama kali? RaRa si lucu mau-mau aja rupanya. Soalnya kita sudah siap-siap kalau RaRa tidak suka. Sebab menurut sharing orangtua di milis, banyak anak yang tidak suka ketika pertama kali mencoba UHT. Jadi berbagai trik harus dilakukan supaya anaknya mau minum.

Tapi setelah seminggu minum UHT, RaRa terkena diare. Yang jadi pertanyaan, apakah RaRa kena diare karena pergantian ke susu UHT atau karena tangan RaRa yang makin rajin gerilya masuk ke mulut maupun memasukkan segala macam benda ke mulutnya? Selanjutnya susu UHT distop dan RaRa minum susu bubuk deh. Terusan dari infant formulanya. Dua hari pertama RaRa pup cair 6 kali sehari. Selanjutnya tiga-empat kali cair dan berampas. RaRa tidak cengeng, tetap beraktifitas seperti biasa. Tapi tidak selincah biasa. Jika pup saja RaRa menangis, karena duburnya jadi merah. Semakin hari semakin membaik sebab RaRa makannya tetap biasa, mau semua.

Eh tapi lalu muncul bercak darah di pupnya. Ami panik, langsung hubungi dokter Dyani. Hari itu juga papai bawa feses RaRa untuk dites lab. Siangnya kita ke dokter Dyani. Seperti biasa ke dokter adalah peristiwa mencekam buat RaRa. Tanpa disentuh aja sudah jejeritan. Untunglah hasil lab bagus, tidak ditemukan amuba/bakteri lainnya. Memang sesudah itu pup RaRa juga tidak ada bercak darah lagi. Mungkin hanya memar/luka dari kulitnya. Syukurlah… finally RaRa sembuh dengan penanganan minum yang banyak dan makanan yang cukup. Tanpa perlu diberi obat-obatan. Tepuk tangan buat RaRa yang pintar selama sakit!

Juli

Sunday, October 21, 2007

Syukuran Ulang Tahun RaRa


Hari minggu tanggal 21 di rumah Ninik Aki di Bintaro, diadakan syukuran ulang tahun RaRa bersama sepupu-sepupu RaRa yang kira-kira ada 20 orang (tentu ditambah mama papanya atau kakak-kakak yang gede). RaRa seneng banget hari itu. Untung deh RaRa tidak sakit ataupun rewel karena ramai. Mungkin karena banyak anak seumuran jadi RaRa manis. RaRa pakai baju terusan putih yang ada hiasan warna-warnanya dari ami. Pakai bando putih berbunga merah dari ninik. Kue ulang tahun RaRa bergambar nemo dari Mamah Rosa. Aki dengan rajinnya mendekor ruangan dengan balon-balon dan foto RaRa terbaru. Ninik dengan dibantu mba Mi dan Nanem yang nyiapin makanan buat tamu-tamu. Goody bag –nya disiapin ami dari Cemal Cemil yang ok banget (cemalcemil.com). Isinya mainan kitiran, biskuit gula bentuk binatang, permen rokok, coklat ayam jago dan permen cicak. Papai bikin acara yang rame buat sepupu-sepupu. Ada lomba makan kerupuk dan lomba joget. Semuanya didominasi oleh kak Ben. Semangat berkompetisi si Ben untuk memperoleh hadiah tinggi banget deh. Cuma dia yang pede joget pake lagu kucing garong. Hehe…. Soalnya kak Ben ingin dapat hadiah crayon dan notes Ben Ten. Selain itu ada acara main bola di kolam yang bikin heboh.

Pokoknya RaRa kelihatan senang banget apalagi dapat banyak kado tuh.


Ps. Sebenarnya hari sabtu tanggal 20 rencananya ada syukuran ulang tahun RaRa di rumah Opa di BendHil. Supaya sepupu-sepupu RaRa di area BendHil dan teman-teman RaRa di sekitar rumah bisa ikut merayakan. Tapi syukurannya dibatalkan karena nenek buyut RaRa (Biring-ibunya Opa) meninggal tanggal 17 malamnya. Jadi Opa dan Bayang harus mengantar Biring ke Medan. Selamat jalan Biring!


Juli

Saturday, October 20, 2007

1st SteP


Hello hello. RaRa is walking now by her own. Lucu banget karena RaRa kayak robot. Jalannya oleng dan belum bisa kontrol kecepatan. Most wanted: tembok atau orang yang bisa dijadiin pegangan. Hehe….

Sedikit tidak percaya kalau RaRa bisa jalan sekarang ini. Usianya 1 tahun 2 hari. Sebab RaRa ini gadis kecil yang rada penakut, atau kurang pede kali ya. Dia suka dititah. Tapi harus dua tangan. Kalau misalnya kita lepas 1 tangan, dia pasti muter-muter cari tangan yang lepas itu. Selain itu, kalau akhirnya RaRa mau dipegang 1 tangan, dia akan terlihat oleng, kayaknya kakinya belum kuat. Terus kalau lagi berdiri dan dilepas, disuruh jalan menuju ami/papai yang ada beberapa langkah di depannya, dia malah turun melantai alias merangkak.

Ternyata, RaRa membuktikan lain. Malam minggu RaRa belum bobok juga, gangguin emak bapaknya nonton bola. Ehhhh ternyata si centil memamerkan langkah pertamanya. So so cute!

Juli

Thursday, October 18, 2007

Happy 1st BirthDay RaRa


18 Oktober ulang tahun. Time so fast ya…. Rasanya baru kemarin RaRa si centil hadir di rumah kita. Si bayi besar berambut lebat yang cantik. RaRa yang kerjaannya bobok melulu di usia 1 & 2 bulan. RaRa yang begitu charming, jarang rewel dan ‘easy maintenance’. RaRa yang mulai teriak-teriak lucu. RaRa yang belajar tengkurap begitu semangat biarpun ndut. RaRa yang ngotot belajar duduk walaupun masih 4 bulan. RaRa yang ternyata di usia 7 bulan ‘kurang’ charming-nya karena ‘stranger anxiety’ – trying to say: no baby's perfect, mommy, hehe. RaRa yang susah banget disuapin sampai aminya mau nangis –eh udah- tapi akhirnya RaRa sekarang pinter yang hobi makan tahu dan sayuran kukus. RaRa yang bolak-balik berusaha merangkak tapi jadinya mundur dan akhirnya bisa merangkak dengan sukses. RaRa yang getol jumpalitan dan ‘menganiaya’ emakbapaknya – dengan tamparan, tendangan, sliding bebasnya dll yang salah satunya membuat ami sariawan berat. RaRa, you are our precious. My pretty charming baby ever!

Ps. Surprise surprise from RaRa. Perform her 1st step on October 20 evening. Yeah!

Juli


Sunday, October 14, 2007

Lebaran 2007



Lebaran pertama buat RaRa. Kita menginap di rumah Bintaro dari malam takbiran. Lebaran biasanya punya baju baru. Tapi RaRa tidak punya baju baru. Soalnya baju RaRa yang belum dipakai aja masih banyak (pemberian sana-sini).

Tahun lalu lebaran belum ada RaRa. Tepatnya RaRa sedang menanti bertemu ami dan papai. Kalau diingat-ingat Lebaran tahun lalu adalah sibuk membeli perlengkapan penyambutan RaRa.

Lebaran hari pertama di rumah Bintaro bersama keluarga dari Ninik Ana. RaRa bangun pagi untuk mengucapkan Happy Idul Fitri ke papai. Sekitar jam 11 sudah ramai juga. RaRa Cuma dapat angpaw sedikit. Hehe… 1st time nih RaRa cobain makan ketupat. Wah ternyata RaRa suka tuh dimakan sama tahu dan brokoli kukusnya.

Lebaran hari kedua di rumah Om Djoko-Tante Dewi di H. Nawi bersama seluruh keluarga besar Aki Sutanandika. Disini jelas lebih ramai karena keluarganya memang besar banget. RaRa banyak dapat angpaw loh! ada acara potret keluarga. Jadi rata-rata keluarga pada pakai baju seragam. Berhubung kita tidak beli baju Lebaran, jadi kita pakai baju putih saja. Papai pakai baju putih lengan pendek yang biasa untuk ngantor. Ami pake kaos putih hadiah bday dari Tante Ria (soalnya kemeja putih sudah ga muat karena ami menggendut 5kg). RaRa pakai kaos putih dari Ninik tulisannya GIRL. RaRa seneng disini karena banyak anak-anak. Liat pada ramai main di kolam bola.

Juli

Saturday, October 13, 2007

Friday, October 12, 2007

Tuesday, September 25, 2007

‘Gendong’ Day

Kemarin RaRa jadi manja banget. Biasanya RaRa bukan baby gendongan, tapi memang ada masa dimana RaRa ga mau lepas minta digendong dan dipeluk terus. Susahnya jadi ibu yang jarang gendong, ketika harus menggendong lama, pegelnya ampun-ampunan. Karena tidak terbiasa juga pakai kain gendong, jadinya tanpa alat bantu. Duh RaRa sudah berat banget deh.

Sepertinya malamnya RaRa mimpi buruk, jadinya hari itu RaRa tidak tenang. Ditambah lagi RaRa bete waktu mandi pagi sama papai karena mungkin samponya kena mata. Biasanya jam 10 pagi RaRa sudah bobok lagi (RaRa biasanya bangun jam 6 pagi). Sudah digendong-gendong dan RaRa sudah tutup mata… tapi saat diletakkan di tempat tidur, dia langsung menangis. Begitu terus beberapa kali. Berhubung tangan sudah pedes rasanya dan keringetan, ami tetap letakkan RaRa di tempat tidur. Jelas RaRa menangis lagi dan kencang. Akhirnya ami beri frame foto kak Ben dan Icad dan mainan lain. Eh Ternyata RaRa mau diam. Malah tertawa-tawa dan kelihatan happy. Alhasil RaRa ga mau bobok pagi, maunya main. RaRa kelihatan moody, kadang tertawa-tawa, tapi kalau ada yg ngeselin dikit langsung mewek. Ami pikir bakal jadi rewel day nih.

Makan siang dipercepat, soalnya takut keburu RaRa ngantuk karena tidak bobok pagi. Takut deh RaRa bakal males makan. Ternyata engga tuh, dia tetap pintar makan siang dengan macaroni, tahu tempe rebus dan labu siam wortel kukus. Sekitar jam 12 untungnya sudah selesai makan dan terlihat mengantuk. Maunya digendong lagi, tentu saja! Bagusnya karena RaRa ngantuk berat, jadi tidak marah saat diletakkan di tempat tidur.

RaRa bangun jam 2 dan ada kak Ben main. Jadi RaRa tambah happy. Cengeng-cengeng dikit kalau kak Ben pelit. Mandi sorenya juga mulus,walaupun ketika dibawa ke kamar mandi jejeritan. Dikasih mainan sabun langsung happy lagi. Lalu setelah jalan-jalan sore, RaRa makan sore. Pintar makannya, Cuma tempenya dilepeh-lepehin. Nah kelihatan deh, jam 5 sore RaRa jadi ngantuk lagi. Untung makannya sudah selesai, kalau tidak bisa bete RaRa. Disuruh makan tapi ngantuk. Lagi… lagi…. Ami harus gendong dong…..

RaRa bangun jam 7 malam dan kita pergi jenguk Beby Paksi yang punya baby boy bernama Brama Vidya Putra (wah sama nama tengahnya Vidya kayak RaRa!). RaRa senang dapat gantungan kunci babi pink dari Illinois. Tapi sayangnya RaRa tidak bisa lihat adik Brama soalnya masih di incubator. Cuma bisa lihat fotonya. Habis nengok kita makan donat sebentar dan sampai rumah jam 9.30. Seharusnya kalau normal, RaRa sudah ngantuk dari jam 8. Ternyata oh ternyata, karena hari ini jadwal RaRa kacau, jadinya RaRa super on! Happy banget lagi, guling sana guling sini. Teriak-teriak lucu, niru-niru papai yang pura-pura nangis, peluk-peluk (minus gendong untungnya!). Padahal RaRa lagi lucu banget, Cuma aminya payah. Teler dan ngantuk. Ehm… lantas jam berapakah bayi centil ini mau bobok? jam 11.30!

Ps. Tanpa ami gendong, papai yang sempat gendong. Tapi bisa bobok sendiri karena sudah teler gerak mulu.

Juli

Sunday, September 23, 2007

Trauma Cemara

Sungguh mengagumkan mengamati perkembangan si kecil dari hari ke hari. Ada saja yang membuat kita terheran-heran, tertawa, sebal, gemas dan kagum. Cemara seperti hard disk kosong yang semakin hari makin pintar. Bukan hanya kemampuan motorik dan pemahamannya, tapi juga ekspresi emosinya.

Setelah diamat-amati anak sekecil RaRa bisa trauma juga. Ada dua kejadian yang kelihatan. Yang pertama, soal makan. Waktu umur 8 bulan, RaRa susahnya bukan main disuapin. Saking hopeless nya, Ami suka nipu-nipu RaRa. Misalnya karena RaRa suka air putih, ceritanya RaRa dikasih gelas, padahal waktu buka mulut langsung dicekokin sendok makan. Dan beberapa tipu menipu lainnya. Untungnya setelah itu ami tobat, ga mau maksa-maksa RaRa makan. Tapi kelihatannya RaRa sudah terlanjur trauma sama sendok. Sampai sekarang makannya disuapin pakai tangan sambil RaRa nyuap sendiri potongan sayur kukusnya. Kadang-kadang mau disuapin pakai sendok, tapi seringnya ga mau.

Yang kedua, soal mandi/sampoan. RaRa mandi paginya sama papai, biasanya sekalian sampo. Kalau mandi sore sama ami, tidak pakai sampo. Sejak 3 bulan lalu RaRa sudah diperkenalkan air dingin. Jadi mandinya pakai air hangat dan dingin. Awalnya RaRa panik banget sama air dingin. Sekarang RaRa sudah cuek, tapi kelihatan dia ga terlalu nyaman lama-lama disemprot air dingin. Papainya RaRa rada perfesionis dalam hal sampo menyampo. Jadi kalau nyampo tu lama sambil mijit-mijit kepala RaRa. Mungkin saking mantapnya, busa jatuh-jatuh ke muka. Lalu dibilasnya pakai shower air dingin. Yang pasti kena-kena ke mukanya dong.

Kadang-kadang RaRa marah, kadang cuek karena asik sama mainan. Tapi 4 hari terakhir ini kayaknya dia terganggu banget. Memang disamping itu RaRa lagi ‘ami mania’. Maunya deket ami terus. Jadi waktu mandi pun harus lihat ami. Dan ketika masalah sampo terjadi, jejeritanlah RaRa. Sampai-sampai tidak mau mandi sama papai. Tapi kelihatannya hari ini problem solved. Soalnya papai ngikutin cara ami kalau nyampoin RaRa. Cara yang kita sebut sebagai tidak perfect, tapi ga bikin bete RaRa. Dan RaRa mau tuh tidak nangis lagi.

Juli

Tuesday, September 11, 2007

Beach time - day 3

Selasa pagi sesudah breakfast, RaRa fish feeding. Sayang tidak ketemu kak Stella. Lalu kita ke pantai lagi. Kali ini RaRa mau main di pasir walaupun gak excited amat. Ketika dibawa ke air laut, RaRa ga suka cenderung mau nangis. Yahh RaRa…. Mungkin RaRa masih recovery dari sakitnya, jadi ga mood. But we had some good pics here! Habis main pasir, RaRa mandi dan langsung bobok. sesudah itu, kita ke airport deh. Bye bye fish, bye bye beach and sand, bye bye Bali! Wish we’ll be back soon…

Juli

Monday, September 10, 2007

Beach time - day 2

Hari senin low fever RaRa sudah hilang. Suhunya sudah normal, berkisar 37.2 celcius. Syukurlah… RaRa juga kelihatan lebih fit. Selesai breakfast, RaRa ke taman dan kolam. Lalu RaRa kenalan dengan kak Stella, dan fish feeding bareng. Ikannya banyak banget dan bagus-bagus. Ada burung jalak yang warnanya soft lagi. Bagus deh.

Sesudah mandi pagi, RaRa main dulu di Kids Club. Ternyata kosong, cuma RaRa saja yang main disitu. Padahal tamunya banyak, tapi jarang yang bawa anak. Umumnya oma opa atau young couple. Sejauh ini memang RaRa baru ketemu kak Stella saja yang umurnya 4 tahun. Jadi di Kids Club, RaRa menguasai semua boneka, bola, lego dll. Duh senangnya….. tibalah saatnya RaRa ngantuk berat. Sesudah bangun, RaRa mau mam siang, tapi ga dihabisin. Lalu kita pergi ke art market di sebelah hotel. Ketemu sama ibu-ibu pedagang yang manggilin RaRa. Kasihan juga art market nya sepi, tidak ramai seperti di area Kuta.

Habis itu, kita menunggu shuttle bus menuju Bali Collection Nusa Dua (dulu disebutnya Galleria Nusa Dua). Duh senangnya RaRa bisa liat air mancur! Ami sama papai mam, RaRa juga mam roti. Kelihatannya RaRa riang ketawa terus. Lama-lama mulai bosan dan berontak dari high chair nya. Sesudah itu, kita potret-potret di sekitar air mancur dan pura. Lalu ami dan papai seperti biasa ngopi. RaRa yang bosen di tempat duduk, jadi merangkak di lantai. Bisa ditebak, kaki RaRa hitam-hitam gak karuan!

Sampai di hotel, RaRa dan papai berenang di pool. Ketemu kak Stella yang pintar berenangnya. Tapi ternyata ga bisa lama-lama. Karena sudah mulai gelap, jadi dingin dan RaRa ngantuk. Sesudah bangun dan mam, kita pergi beli sandwich. Lalu jalan-jalan di sepanjang pantai. Gelap dan sunyi tapi indah. Bintangnya banyak sekali. Deru ombaknya tidak kencang. Hari ini RaRa sudah cukup sehat, sedikit-sedikit saja manjanya. Dan anehnya kali ini RaRa maunya sama papai terus. Kebalikan sama liburan di Jogya. Waktu itu kalau bete, RaRa maunya sama ami saja.

Juli

Sunday, September 09, 2007

Beach time - day 1

RaRa bersama ami dan papai hari minggu sampai selasa lalu pergi liburan ke Nusa Dua Bali. Tujuannya supaya RaRa bisa kenalan sama pantai yang indah dan bersih. Hari sabtunya badan RaRa agak demam. Sebenarnnya ami takut kalau RaRa sakit. Demamnya tidak turun, tapi RaRa tetap lincah dan mau makan. Hanya jadi sedikit manja. Sabtu malam demamnya sampai 38.3 celcius. Jadi RaRa dikasih obat penurun panas. Minggu pagi, suhunya turun jadi 37.6 celcius. Kita tetap berangkat.

Di pesawat RaRa sama papai and being a good girl. RaRa mau tidur dan tidak menangis. Karena perjalanan lebih panjang dari waktu ke Jogya, RaRa bangun ketika masih di pesawat. Agak rewel karena maunya jalan-jalan. Ketika landing RaRa cukup tenang juga. Sesampai di Ngurah Rai, kita sudah dijemput Pak Nyoman. RaRa agak teler-teler gitu. Mungkin ngantuk dan lapar.

Tiba di hotel, RaRa kelihatan happy sama tempat tidurnya yang besar. RaRa guling-gulingan sambil ketawa-ketawa. RaRa juga happy karena kamarnya besar, jadi RaRa bisa merangkak sana sini. Tapi mungkin karena masih low fever, RaRa jadi gak mood. Kadang riang, kadang cengeng. Hari minggu itu RaRa habiskan untuk bobok, main-main di kamar dan lihat taman dan kolam yang indah. Sore-sore RaRa dibawa ke pantai hotel. Mungkin karena masih ngantuk juga, RaRa bete sama pasir. Diajak main pasir kayak ketakutan gitu. Jadi cuma sebentar saja, terus RaRa happy karena bath time. Habis mandi, RaRa langsung bobok lagi deh. Malam-malamnya RaRa malah ‘on’, ngajak main. Padahal ami dan papai mau bobok. RaRa suka ada-ada saja deh…

Juli