Tuesday, December 25, 2007

Xmas 2008

Tidak ada foto Natal kali ini. Sebabnya sederhana, karena kameranya rusak. Seperti biasa, Natal di rumah Opa Benhil. Tradisi-tradisi lama yang sebagian besar tidak berubah. Saudara-saudara (terutama yang lebih muda dari Opa) datang ke rumah. Acaranya ya makan dan ngobrol-ngobrol yang ngalor ngidul. Diada-adain karena kadang kalau sudah lama tidak bertemu, cari obrolan yang nyambung susah juga kan?

Apa yang aku rindukan dari Natal? Misa bersama mamaku tentunya. Terakhir adalah 8 tahun yang lalu, thn 1999. Mama rajin Gereja dan beribadah (tidak seperti anaknya ini, enlightment always comes but I do nothing ;<). Mama adalah sebuah kesederhanaan yang bersinar, yang selalu memberi rasa nyaman. Selain itu, aku merindukan kartu2 Natal. Jaman sekarang, kartu adalah basi. Tidak ada waktu untuk memilah-milah kartu ini untuk siapa, kartu itu untuk siapa. Tidak ada lagi waktu untuk memikirkan kata-kata apa yang akan ditulis. Tidak ada lagi makna pentingnya. Hanya jadi sebuah nostalgia.

Kalau Natal tahun lalu RaRa masih 2 bulan dan memberikan surprise dengan tantrum pertamanya. Sekarang Rara sudah 14 bulan dan makin menjadi (benar-benar kali ini rasanya waktu berjalan sangattttttttttt cepat… RaRa sudah besar, ami!). RaRa tidak takut lagi ketemu orang baru (kecuali yang kakek2 or nenek2, ih jahat ya RaRa diskriminasi usia & tampang). Jadi sekarang RaRa banyak aksinya, tentu yang lucu dan menggemaskan. Seperti melompat dan menari. RaRa tidak mengantuk karena RaRa senang ramai!

Juli

No comments: