Friday, June 23, 2006

Hebohnya pindahan













I hate myself for buying so many things! Aku pikir yang aku beli-beli untuk dibawa pulang ke Jakarta tidak banyak. Ternyata banyak banget. Apalagi dengan kondisi bagasi yang sudah dikurangi jatahnya. Aku pikir sudah beli oleh-oleh yang kecil-kecil bentuknya. Tapi, kecil-kecil menjadi bukit. Alhasil banyak barang yang harus didonasikan atau dibuang. Sayang oh sayang. Pusingnya mengatur barang-barang masuk koper. Berhari-hari ribet. Sampai-sampai beli tiga koper baru. Kilat khusus ditemani Sharief ke Target yang rada jauh.

Aku pikir membersihkan apartemen yang unyil tidak terlalu lama dan sulit. Ternyata banyak pritil-pritil yang tidak terkira. Pertama, furnitur harus disingkirkan dahulu. Caranya? Jual lewat craigslist dan kasih ke teman. Persiapannya lumayan juga, buat foto-fotonya dulu, nentuin harga secara asal, bikin iklannya dan posting. Sedikit demi sedikit terjual. Tapi ada juga mendapatkan pengalaman buruk. Misalnya, katanya mau beli, ternyata mangkir. Kan repot musti re-posting lagi. Ngejawab-jawab email dan telepon lagi. Pada akhirnya barang paling mahal yang tidak laku adalah televisi kecil kita. Yang beruntung kita titipkan adalah Esti. Setelah barang-barang keluar, hidup jadi minimalis. heehe...

Selanjutnya, belum selesai. Kerja keras, mari kita kerja. Menyapu, mengepel, menggosok kamar mandi, membersihkan kompor, mengelap lemari-lemari, membersihkan dapur dan menyapu balkon yang bercita rasa burung merpati (bonus telur mati, uh sedihnya si mama burung).

Bye Peabody Terrace 2-511.
ps. ada jejak kura-kura yang tertinggal di balkon. See you someday!

jul